22 Ciri-Ciri Gejala Penyakit Usus Buntu dan Pencegahannya

Sehat itu mahal. Mungkin banyak diantara para pembaca yang kerap menemukan ungkapan ini. Ungkapan ini muncul bukan tanpa sebab. Bayangkan berapa biaya, waktu, dan tenaga yang harus dihabiskan untuk menjalankan pengobatan ketika Anda terserang penyakit. Nah, pada artikel kali ini penulis akan membahas salah satu penyakit populer yang sampai sekarang ini banyak diperbinangkan oleh banyak orang yaitu usus buntu. Apa saja ciri-ciri gejala usus buntu dan bagaimana pencegahannya? Semua akan dibahas secara lengkap melalu penjelasan di bawah ini.Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu dan pencegahan

Usus buntu adalah salah satu organ manusia yang terletak di perut sebelah kanan. Ketika infeksi menyerang, aka akan timbul peradangan pada usus buntu dan tentu akan menimbulkan rasa sakit. Untuk diketahui, setiap penyakit pasti memberikan efek samping atau ciri-ciri gejala tertentu. Begitu juga dengan usus buntu. Lalu apa sajakah ciri-ciri gejala penyakit usus buntu ? Simak penjelasannya sebagai berikut.

Ciri-ciri Gejala Penyakit Usus Buntu

  1. Peritonitis

Peritonitis adalah munculnya sakit terus secara terus menerus disertai dengan muntah dan mual. Peritonitis timbul akibat komplikasi pecahnya usus buntu. Tentu ketika mual dan muntah datang dalam waktu yang cukup lama, Anda harus mewaspadainya.

  1. Demam

Demam datang akibat reaksi tubuh dalam melawan infeksi. Dengan menaikkan suhu badan, tubuh mempunyai tujuan untuk membunuh bakteri pada usus buntu.

  1. Nyeri Perut

Nyeri pada perut jangan pernah disepelekan. Hal ini mungkin bisa menjadi gejala awal dari usus buntu. Nyeri pada perut timbul jika usus buntu pecah dan tentu efeknya akan berimbas pada organ di sekitarnya di dalam perut.

  1. Kehilangan Nafsu Makan

Menurunnya nafsu makan secara drastis bisa menjadi salah satu patokan ciri-ciri gejala usus buntu. Namun tidak bisa semua kejadian penurunan nafsu makan diidentikkan dengan munculnya infeksi usus buntu.

  1. Diare

Diare tak kunjung sembuh? Hati-hati, bisa jadi itu adalah salah satu gejala permulaan infeksi usus buntu. Diare terus-menerus terjadi karena tidak sempurnanya usus Anda dalam melakukan proses sekresi karena bakteri di dalamnya.

  1. Tidak Bisa Buang Angin

Apa rasanya jika sehari saja Anda tidak membuang angin di dalam perut? Tentu rasanya akan begah dan tidak nyaman. Salah satu gejala munculnya infeksi pada usus buntu adalah ketidakoptimalan pembuagan gasa dalam perut.

  1. Perut Kembung

Gejala ini erat hubungannya dengan ketidakmampuan tubuh Anda mengeluarkan gas dalam perut. Akibatnya gas akan bersarang dan terakumulasi dalam perut. Sudah dapat dipastikan jika perut Anda akan menjadi kembung dengan sensasi tidak nyaman.

  1. Sakit Pada Area Pusar

Jika Anda pernah mengalami rasa nyaman pada area pusar, waspadalah karena mungkin itu gejala awal infeksi usus buntu. Rasa tidak nyaman ini akan menjalar pada area perut bawah dalam kurun waktu tertentu.

  1. Sembelit

Bayangkan jika saluran pembuangan Anda terganggu, apa yang akan terjadi? Sudah tentu kesulitan buang air besar atau sembelit akan melanda.

  1. Peningkatan Sel Darah Putih

Meningkatnya produksi sel darah putih dalam tubuh menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan tubuh Anda. Seperti yang kita ketahui bahwa sel darah putihlah yang berperan aktif melawan kuman dan bakteri dalam tubuh. Tentu ini harus dibuktikan dengan tes darah.

BACA JUGA  18 Cara Menurunkan Kolesterol Secara Alami Dengan Cepat
  1. Nyeri Perut Sebelah Kanan

Mengingat letaknya di perut sebelah kanan, maka ketika ada suatu gangguan pada usus buntu, Anda pasti akan merasakan sakit pada perut khusunya pada perut bagian kanan.

  1. Rasa Meriyang

Badan terasa kaku, pegal, dan tidak nyaman dapat didefinisikan sebagai meriang. Meriang dalam waktu cukup lama juga dapat dimasukkan dalam salah satu ciri-ciri gejala usus buntu.

Itulah beberapa ciri-ciri gejala usus buntu yang biasa terjadi pada kebanyakan kasus. Namun perlu dipahami bahwa tidak semua gejala di atas akan nampak pada semua orang yang menderita infeksi usus buntu. Gejala yang muncul akan bergantung pada tingkat kekebalan tubuh dan seberapa parah penyakit usus buntu yang diderita. Setelah mengetahui berbagai ciri dan gejalanya, lalu bagaimana cara pencegahan yang efektif? Berikut penulis rangkumkan beberapa pencegahan usus buntu yang bisa secara efektif menurunkan resiko terkena infeksi usus buntu Anda.

Pencegahan Penyakit Usus Buntu

  1. Meningkatkan Sistem Imun

Jika sistem kekebalan tubuh Anda kuat, maka Anda tidak akan mudah terkena berbagai macam penyakit termasuk usus buntu. Cukupi asupan nutrisi Anda dengan gizi lengkap dan seimbang, terutama pada kebutuhan vitamin C.

  1. Perbanyak Serat

Serat mampu membantu membersihkan usus dan saluran pencerrnaan. Tentu untuk mencegah terjadinya infeksi usus buntu, Anda harus rutin mengkonsumsi makanan kaya serat seperti buah dan sayur.

  1. Segerakan BAB

Menunda BAB merupakan kebiasaan yang harus dihindari. Penumpukan feses tidak akan terhindarkan ketika Anda menunda untuk mengeluarkan BAB. Kejadian ini tentu akan menyebabkan radang pada usus buntu.

  1. Mengkonsumsi Air Putih

Air putih sangatlah murah bahkan gratis. Untuk itu, Anda harus mengoptimalkannya untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh sekaigus melancarkan dan membersihkan organ pencernaan.

  1. Jangan Menahan Kentut

Ketika mengeluarkan angin dianggap tidak sopan, maka banyak orang menahannya. Padahal gas hasil sisa pencernaan memang seharusnya segera dibuang karena mengandung hal-hal sisa. Mulai sekarang, jangan suka menahan kentut karena akan menyumbat saluran pencernaan yang bisa mengakibatkan radang usus buntu.

  1. Membatasi Kafein

Kafein pada kopi sebetulnya memberikan manfaat bagi peminumnya asalkan dalam jumlah yang wajar. Namun jika kadar kafein sudah terlalu tinggi, resiko terkena sembelit akan meningkat padahal sembelit merupakan salah satu faktor penyebab infeksi usus buntu.

  1. Menghindari Makanan Penyebab Sembelit

Makanan yang tinggi karbohidrat seperti nasi, salak, tepung, dan lainnya mengandung rendah serat. Tentu ini tidak disarankan untuk dikonsumsi terlalu banyak karena akan meningkatkan resiko terjadinya sembelit.

  1. Tidur Cukup

Tidur dan beristirahat dengan cukup dapat memberi kesempataan bagi tubuh untuk memperbaiki sistem metabolisme yang selama seharian sudah bekerja keras. Jadi, luangkan waktu Anda untuk beristirahat dan tidur cukup dan berkualitas.

  1. Menghindari Junk Food

Makanan cepat saji syarat akan rendah nutrisi dan mengandung bahan kimia berbahaya. Hal ini sudah jelas tidak bagus untuk kesehatan organ pencernaan.

  1. Mengurangi Jajan Sembarangan

Jangan tergiur dengan harganya yang murah. Jajanan pinggir jalan belum terjamin kebersihan dan kehigenisannya. Jajanan yang tidak bersih kaya akan kuman dan bakteri yang mungkin bisa berakibat pada radang usus halus.

BACA JUGA  18 Cara Menurunkan Kolesterol Secara Alami Dengan Cepat

Itulah 22 ciri-ciri gejala usus buntu dan pencegahannya yang patut Anda ketahui. Segeralah berkonsultasi dengan ahli medis terpercaya ketika beberapa gejala infeksi usus buntu terjadi pada Anda. Mulailah menerapkan perilaku hidup sehat dan lakukan check up berkala untuk memantau kesehatan Anda.

 

ciri ciri usus buntu,gejala usus buntu dan pengobatannya,Ciri usus buntu,gejala usus buntu dan pencegahannya,ciri2 usus buntu,gejala usus buntu,ciri-ciri usus buntu,ciri ciri,ciri,ciri ciri penyakit usus buntu
Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *