26 Gejala Dan Obat Masuk Angin Alami Untuk Anak

Masuk angin gangguan kesehatan yang hampir pernah terjadi pada setiap orang. Penyakit ini mudah sekali menyerang mereka dengan tingkat imunitas yang rendah, apalagi ketika badan sedang tidak fit. Sebenarnya, dalam istilah medis, tidak ada penyakit bernama masuk angin. Dalam ilmu kedokteran, “masuk angin” disetarakan dengan flu.

Menurut Wikipedia, masuk angin didefinisikan sebagai suatu “penyakit” yang dikarenakan berkumpulnya gas tertentu dalam intensitas yang tidak merata dalam tubuh. Meskipun hanya dianggap mitos dalam dunia kedokteran, namun kenyataannya banyak sekali kasus-kasus masuk angin yang terjadi, bahkan pernah dialami oleh kita sendiri. Nah, pada postingan kali ini, penulis akan membahas lebih jauh mengenai gejala dan obat masuk angin alami untuk anak.

Banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan terjadinya masuk angin seperti terlalu lama berada di ruangan ber AC, cuaca yang dingin, hujan-hujanan, salah makan, terlalu lelah, tidak bisa buang angin, terlalu banyak tertawa, dan lainnya. Sebetulnya bagaimana pandangan medis mengenai fenomena masuk angin?

Masuk angin terjadi ketika cuaca dingin menerpa tubuh. Pada fase ini, tubuh akan mengalami penyempitan pembuluh darah untuk menjaga agar pengeluaran kalori berlebih tidak terjadi di dalam tubuh. Hal ini tentu mengandung maksud agar tubuh tidak mengalami hipotermia hebat. Namun, ada dampak yang harus dibayar akibat penyempitan pembuluh darah ini seperti metabolisme kurang lancar sehingga asam laktat akan terakumulasi pada otot. Nah, itulah mengapa Anda akan merasa pegal pada otot ketika terkena masuk angin.Gejala Dan Obat Masuk Angin Alami

Nah, itulah sekilas mengenai penyebab dan fase masuk angin. Biasanya, gangguan kesehatan ini menampakkan gejala-gejala tertentu yang secara universal hampir dirasakan oleh kebanyakan orang. Berikut penulis rangkum beberapa gejala masuk angin dari berbagai sumber terpercaya.

Daftar Isi Artikel

BACA JUGA  20 Penyebab serta Obat Diare Alami untuk Anak, Bayi dan Ibu Hamil

Gejala Masuk Angin

  1. Kedinginan

Penderita masuk angin cenderung akan mengalami kedinginan. Kedinginan bisa terjadi walaupun cuaca sedang panas dan orang-orang di sekitarnya bahkan tidak merasa dingin sama sekali.

  1. Menggigil

Pada level yang lebih lanjut, masuk angin dapat menyebabkan tubuh menggigil. Hal ini disebabkan karena tubuh kehilangan terlalu banyak kalori sehingga menjadi terlalu dingin dan menyebabkan kejang ringan.

  1. Cegukan

Cegukan terjadi karena terlalu banyak “angin” yang bersarang pada tubuh Anda. Namun untuk gejala ini tidak dapat dipastikan ketika cegukan terjadi tanpa disertai dengan gejala lain.

  1. Perut Kembung

Gejala berikutnya yang mengindikasikan masuk angin adalah perut kembung. Perut kembung timbul karena ketidakmampuan tubuh untuk mengeluarkan gas sisa hasil metabolisme sehingga tetap bersarang di dalam perut. Ketika Anda mencoba membunyikan perut dengan jari, maka akan timbul bunyi seperti gendang.

  1. Lemas

Penderita masuk angin biasanya akan cenderung lemas dan malas melakukan aktivitas. Hal ini erat kaitannya dengan berkurangnya nafsu makan sehingga tubuh kurang asupan energi yang membuatnya menjadi lemas.

  1. Mengantuk

Mengantuk tidak dapat dihindari ketika Anda terkena masuk angin. Apalagi kebanyakan obat masuk angin menyebabkan kantuk sehingga Anda akan menjadi lebih mengantuk dari sebelumnya.

  1. Pilek

Udara dingin yang tidak diantisipasi mampu menyebabkan pilek. Gejala ini ditandai dengan munculnya ingus di hidung walaupun tidak terlalu kental dan dalam intensitas yang banyak.

  1. Demam

Suhu tubuh mendadak panas juga dapat menjadi salah satu indikator masuk angin. Ini terjadi karena tubuh mencoba untuk menaikkan suhu tubuh untuk menghindari hipotermia.

  1. Diare

Masuk angin juga berpengaruh pada terganggunya sistem metabolisme Anda. Akibatnya, pencernaan terganggu dan pembentukan feses menjadi tidak sempurna. Hasilnya adalah diare dalam kurun waktu tertentu.

  1. Mual

Mual dan muntah tidak dapat dihindarkan dari masuk angin. Tentu untuk mual, gejala ini juga akan muncul ketika Anda memasuki masa kehamilan. Jadi, untuk gejala mual, bisa menandakan beberapa hal.

  1. Keringat Dingin

Keringat dingin akan muncul ketika masuk angin melanda. Disebut keringat dingin karena memang ketika Anda menyentuhnya akan terasa dingin. Ini terjadi karena tubuh mengeluarkan hawa dingin dalam tubuh untuk mencegah hipotermia.

  1. Berkurangnya Nafsu Makan

Ketika Anda merasakan rasa yang tidak nyaman, maka cenderung tidak akan merasakan kenikmatan dalam menyantap makanan.

  1. Pegal Otot

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa masuk angin akan mengganggu metabolisme tubuh sehingga asam laktat akan mengumpul pada otot yang menyebabkan pegal dan ngilu.

  1. Pegal pada Persendian

Ketika otot mengalami gangguan, persendian juga akan terdampak. Tentu Anda akan kesulitan untuk menggerakkan persendian tertentu.

  1. Gas Menjadi Bau

Kentut menjadi lebih bau dari biasanya? Waspada, itu bisa jadi gejala awal masuk angin. Ini adalah akibat dari tidak sempurnanya pencernaan.

  1. Pusing

Gejala masuk angin yang terakhir adalah pusing atau nyeri pada kepala. Biasanya gejala ini muncul pertama kali ketika masuk angin mulai menyerang.

BACA JUGA  15 Cara Mengecilkan Paha Dan Betis Dengan Cepat Dalam 1 Minggu

Obat Masuk Angin Alami Untuk Anak

  1. Kerokan

Ya, cara ini mungkin menjadi pengobatan paling populer untuk masuk angin. Namun, bagi anak-anak, sebaiknya kerokan tidak dilakukan dengan bahan logam karena mungkin akan menyebabkan iritasi kulit.

  1. Kayu Putih

Minyak kayu putih memberikan sensasi hangat pada tubuh sehingga resiko untuk terkena hipotermia bisa dikurangi. Oleskan kayu putih pada area dada, perut, dan punggung.

  1. Jahe Hangat

Tumbuk satu ruas jahe sampai cukup halus lalu masukkan dalam gelas. Tuang air panas bersama madu dan minumkan pada si kecil ketika sudah hangat.

  1. Jeruk Hangat

Peras jeruk buah dan saring bijinya. Tambahkan air panas secukupnya dan aduk sampai merata. Berikan pada anak Anda untuk memenuhi asupan vitamin C tubuh sehingga daya tahan akan membaik.

  1. Bawang Merah

Haluskan bawang merah beberapa siung. Usapkan secara merata pada area perut, dada, dan punggung disertai dengan pemijatan. Bersihkan dengan kain dan ulangi dua kali sehari.

  1. Daun Pepaya

Daun pepaya yang direbus kaya akan antibiotik dan antioksidan yang tinggi. Untuk mengurangi rasa pahit, Anda bisa menambahkan madu atau gula merah.

  1. Teh Lemon

Teh hangat dengan tambahan perasan jeruk lemon terbukti ampuh memjaga stamina tubuh, melancarkan peredaran darah dan memberi manfaat vitamin C.

  1. Sup Ayam

Tubuh sakit harus banyak makan yang bergizi agar tidak lemas dan cepat pulih. Sup ayam dengan berbagai sayuran pasti akan disukai anak-anak.

  1. Makanan Pedas

Makanan dengan sensasi pedas dapat mengeluarkan keringat dan mengencerkan ingus. Namun jangan terlampau banyak mengkonsumsi makanan pedas mengingat pencernaan Anda sedang dalam kondisi rentan.

  1. Istirahat

Istirahat total dan mengurangi bermain dapat menjadi obat ampuh dalam mengusir masuk angin.

BACA JUGA  18 Cara Menurunkan Kolesterol Secara Alami Dengan Cepat

Itulah 26 gejala dan obat masuk angin alami untuk anak. Anak sangat rentan untuk terkena berbagai penyakit karena sistem pertahanannya belum sempurna. Sebagai orang tua, artikel ini diharapkan akan membantu mengatasi masuk angin pada si buah hati.

obat tradisional kembung dan keringat dingin pada anak,cara mengobati masuk angin sama keringat dingin pada anak 1 tahun,kaki pegal linu masuk angin obat nya,obat masik anginalami untuk anak
Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *