15 Penyebab, Obat, dan Cara Mengatasi Susah Buang Air Besar

“Diri Anda adalah cerminan dari apa yang Anda makan”. Pernahkah Anda mendengar atau membaca ungkapan ini? Inti dari ungkapan di atas adalah apa yang Anda makan akan menentukan segala sesuatu yang ada pada diri Anda. Jika makanan yang dikonsumsi syarat akan gizi, maka tubuh dan pencernaan menjadi sehat. Sebaliknya, jika Anda tidak menjaga pola makan dan jumlah asupan gizi, bukan tidak mungkin hasilnya akan terlihat pada gangguan berbagai masalah kesehatan.susah-buang-air-besar

Berbicara masalah pencernaan, proses ini menjadi salah satu yang terpenting dalam tubuh kita. Hal ini karena melalui proses pencernaan, makanan diubah menjadi nutrisi yang siap untuk diserap oleh tubuh. Namun, sering kali timbul keluhan mengenai gangguan kesehatan yang berhubungan dengan pencernaan, salah satu yang paling populer adalah susah buang air besar atau konstipasi. Bayangkan jika sisa metabolisme tubuh tidak dapat dikeluarkan dari dalam tubuh bahkan dalam waktu yang cukup lama. Tentu hal ini akan berakibat buruk bagi kesehatan Anda. Menyadari betapa pentingnya penanggulangan masalah ini, pada kesempatan kali ini penulis akan mencoba membagikan informasi mengenai penyebab, obat, dan cara mengatasi susah buang air besar yang penulis himpun dari berbagai sumber. Simak ulasannya berikut ini.

Penyebab Susah Buang Air Besar

Sebelum membahas mengenai pengobatan masalah susah buang air besar, ada baiknya jika Anda mengetahui tentang akar masalah mengapa konstipasi bisa terjadi. Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab susah buang air besar seperti :

  1. Kurang Serat

Ya, ini mungkin menjadi penyebab konstipasi paling umum bagi kebanyakan orang. Serat berperan penting dalam kelancaran buang air besar. Kekurangan serat dapat diakibatkan karena kurangnya konsumsi makanan seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Sudahkah Anda mencukupi kebutuhan serat harian?

  1. Kehamilan

Pada masa kehamilan, sekitar 40% wanita sering mengalami susah buang air besar. Anda mungkin bertanya, apakah hubungan antara kehamilan dengan konstipasi? Seperti yang kita ketahui bahwa selama masa kehamilan, tubuh wanita cenderung akan lebih aktif dalam memproduksi hormon progesteron. Hormon ini akan membuat otot cenderung kendor sehingga akan menurunkan kemampuan otot usus untuk melakukan kontraksi. Akibatnya, ibu yang sedang hamil sering mendapat gangguan pada masalah buang air besar.

  1. Efek Samping Obat

Jika Anda sedang dalam masa penyembuhan atau pemulihan dari suatu penyakit, tentu akan lebih sering dalam mengkonsumsi obat. Jenis obat-obatan tertentu dengan karakteristik tinggi kalsium, antiepilepsi, dieuritik, antidepresan, maupun pereda nyeri dapat mengantarkan Anda pada kondisi konstipasi. Namun, sifatnya akan sementara karena jika Anda menghentikan proses konsumsi obat, maka proses buang air besar akan kembali lancar seperti semula.

  1. Faktor Psikologis

Penelitian membuktikan bahwa terlalu memikirkan masalah, menyimpan stress, trauma, tegang, cemas, dan lainnya mampu membuat kesulitan dalam buang air besar.

  1. Faktor Kesehatan

Ada beberapa penyakit yang berkaitan erat dengan konstipasi seperti diabetes, hiperkalsemia, gangguan kelenjar tiroid, iritasi usus besar, sclerosis, parkinson, radang usus, cedera saraf tulang belakang, kanker usus besar, dan fisura anal. Jadi, jika Anda mengidap salah satu penyakit tersebut, bersiaplah untuk mengalami gangguan dalam buang air besar.

  1. Pola Makan Yang Salah

Terlalu sering mengkonsumsi makanan berbahan dasar susu akan menyebabkan sulit buang air besar.

BACA JUGA  16 Obat Dan Penyebab Sakit Kepala Belakang
  1. Berat Badan

Orang yang terlalu kurus dan orang dengan berat yang terlalu berlebih juga memiliki resiko tinggi dalam mendapat gangguan pada buang air besar.

Itulah 7 penyebab susah buang air besar yang paling sering menjadi penyebab utama. Namun Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa obat dan cara mengatasi susah buang air besar yang terbukti ampuh dalam mengatasi masalah ini. Simak ulasannya berikut.

Obat Dan Cara Mengatasi Susah Buang Air Besar

  1. Mencukupi Kebutuhan Air

Tinja yang terlalu keras bisa menjadi indikasi bahwa tubuh Anda mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Untuk itu, perbanyak minum air putih dengan didukung dengan makan-makanan dengan kadar cairan seperti sup, sayur berkuah, nata de coco dan lain-lain.

  1. Olahraga Rutin

Olahraga mampu menguatkan berbagai macam otot tubuh. Untuk itu, melakukan olahraga secara rutin setiap hari bisa menjadi alternatif penanganan susah buang air besar. Anda bisa menyesuaikan jenis olahraga yang dipilih bergantung pada waktu yang tersedia dan mempertimbangkan kemampuan fisik Anda. Olahraga ringan seperti bersepeda, berjalan, yoga, dan berlari dapat menjadi pilihan yang bijak.

  1. Minum Obat Anti Sembelit

Dengan kemajuan teknologi dan pengetahuan, sekarang jauh lebih mudah untuk mendapatkan berbagai macam obat apalagi untuk masalah buang air besar. Anda bisa mendapatkannya atas petunjuk dokter atau membelinya langsung di apotek terdekat.

  1. Jangan Menunda Buang Air Besar

Hasrat untuk buang air besar memang datang sewaktu-waktu bahkan mungkin di saat genting seperti kuliah, rapat, sekolah, dan lain-lain. Banyak orang menahan rasa ingin buang air besar dengan alasan malu, sungkan, atau bahkan karena tidak ada toilet terdekat. Namun, kebiasaan menundan waktu buang air besar adalah suatu kesalahan karena akan mengundang resiko konstipasi. Jadi, bersegeralah dalam hal ini agar tidak memberi efek samping negatif lainnya.

  1. Kendalikan Stres

Karena stres mampu meningkatkan resiko susah buang air besar, maka Anda harus bida mengendalikannya.

  1. Minyak Zaitun

Siapa sangka minyak yang populer untuk solusi kecantikan ini mampu mengatasi masalah sembelit. Cara pemakaiannya sangatlah sederhana yaitu dengan mencampur satu sendok minyak zaitun dengan satu sendok perasan jeruk nipis. Minum ramuan ini secara teratur tiga kali setiap hari sampai sembuh.

  1. Mengatur Jadwal Buang Air Besar

Ya, mengatur jadwal untuk buang air besar bisa dilakukan untuk penanganan masalah konstipasi. Cobalah buat jam atau waktu tertentu setiap hari untuk BAB, misalnya setiap pagi Anda masuk toilet kemudian buang air besar. Lakukan hal ini setiap hari agar tubuh terbiasa membuang sisa metabolisme pada pagi hari.

  1. Perbaiki Asupan Serat

Cara kedelapan merupakan cara kunci yang akan berdampak banyak pada penyembuhan masalah sembelit Anda. Pasalnya, serat berperan penting dalam kelancaran proses pembuangan sisa metabolisme tubuh. Jenis makanan yang kaya akan serat dapat dengan mudah Anda temui pada buah-buahan dan sayur-sayuran seperti bayam, wortel, aprikot, mangga, pepaya, dan lain sebagainya.

BACA JUGA  27 Cara Meningkatkan Daya Ingat dan Konsentrasi

Itulah 15 hal penting mengenai penyebab, obat, dan cara mengatasi susah buang air besar yang wajib Anda ketahui. Sebaiknya, gangguan susah buang air besar janganlah dianggap sepele karena akan mengganggu kenyamanan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Setelah Anda mengetahui beberapa hal yang dapat menyebabkan konstipasi, ada baiknya Anda menghindari hal-hal tersebut. Sedangkan untuk obat dan cara mengatasinya, Anda bisa melakukannya setiap hari untuk mencegah konstipasi kembali lagi. Sehat tidak harus mahal kan….!

susah buang air besar,obat susah buang air besar,penyebab susah buang air besar pada wanita,penyebab susah buang air besar,penyebab susah bab,susah bab,penyakit susah buang air besar,masalah bab,cara perbaiki sembelit,susah buang air bsr
Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *